Tampilkan postingan dengan label Jaringan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jaringan. Tampilkan semua postingan

Menjebol Password Network Neighborhood

Rasa ingin tahu manusia itu wajar. Mendengar kata password pasti semua setuju bahwa

password berhubungan dengan sesuatu yang rahasia. Dan sesuatu yang rahasia itu harus

dijaga benar-benar jangan sampai orang tahu. Dalam jaringan (LAN) di kantor atau di

warnet terdapat fasilitas file sharing dimana setiap komputer berhak me-share file dan

juga memberikan hak akses. Hak akses tersebut bisa berupa read only atau full access.

Nah, jika anda pengguna Microsoft Windows jangan pernah melakukan sharing file di

network neighborhood karena sekarang setelah membaca artikel ini di jamin anda bisa

menjebol password network neighborhood. Tidak ada syarat atau kemampuan khusus,

Cuma beberapa istilah yang harus di mengerti yaitu, hostname dan IP Address.

 

Password windows untuk network neighborhood di simpan dengan huruf capital.

Walaupun anda memasukkan password berupa huruf kecil maka otomatis windows

akan mengkonversi menjadi huruf kapital.

 

Langkah 1:

Anda buka website http://www.nostalgia.host.sk/download/pqwak/pqwak.zip dengan

ukuran file 8Kb, kemudian download lagi di

http://www.nostalgia.host.sk/download/imaniac/imaniac.zip dengan ukuran file 53Kb.

Jika anda sudah melakukan hal diatas, maka maka kita lanjutkan dengan langkah 2.

 

clip_image002

 

Langkah 2 :

Ketika anda mau menjalankan program pqwak atau imaniac, maka antivirus pun akan

mendeteksi bahwa pada file tersebut terdapat virus, tetapi hal ini tidaklah benar sebab

yang terdapat disana bukanlah virus tetapi malicionous code yaitu kode-kode yang

mencurigakan yang mengarah pada Trojan, sehingga program sejenis ini di black list

oleh antivirus tersebut terutama pada Norton. Untuk itu anda harus men-disable

antivirus tersebut.

 

clip_image004

 

Langkah 3 :

Buka internet explorer lalu browse network neighborhood

 

clip_image006

 

Nama-nama yang tampil pada bagian kanan explorer diatas seperti : 201, 202, …,

Oper2, dan server adalah hostname/netbios name(nb name).

Sekarang dari nama tersebut, pilih target tujuan kita. Sebagai contoh Oper2. dari Oper2

tersebut, kita harus mengetahui IP Address komputer tersebut.

 

Langkah 4 :

Untuk mencari IP Address komputer tujuan (Oper2), maka jalankan program yang

sudah kita download tadi yaitu imaniac (Internet Maniac) :

 

clip_image008

 

Internet Maniac secara otomatis mendeteksi dan mencari IP Address kita, Nah untuk

mencari IP Address tujuan (Oper2) maka klik Host Lookup, maka akan muncul

window:

 

clip_image010

 

Pada Hostname or IP address, masukkan nama hostname tujuan yaitu Oper2, setelah itu

klik Resolve dan akan muncul IP Address pada bagian Host addresses.

Nah, sekarang kita memiliki IP Address dari hostname tujuan yaitu Oper2 dengan IP

Address 10.1.2.20

 

Langkah 5 :

Untuk melihat apa saja yang di share di Oper2, maka kita klik ganda pada hostname

tersebut. Pilih folder yang ingin kita bobol passwordnya, misalnya folder tersebut

bernama D. klik ganda untuk membuka folder tersebut, maka :

 

clip_image012

 

akan muncul permintaan password seperti gambar diatas. Selanjutnya bagaimana?

 

Langkah 6 :

Untuk mengisi password yang kosong tersebut, maka anda bisa menjalankan pqwak.

Hati-hati terhadap antivirus anda, usahakan untuk di disable terlebih dahulu.

 

clip_image014

 

NBNAME (netBios Name) : merupakan nama hostname tujuan kita, yaitu Oper2

SHARE : merupakan nama folder yang di share oleh hostname Oper2, yaitu folder d.

IP : Kita isikan IP Address tujuan yaitu Oper2 yang telah kita dapatkan pada langkah 4.

DELAY : biarkan terisi 250 (default)

Setelah syarat diatas diisikan pada gambar diatas, maka tekan tombol OK.

UHUUUUY, ternyata password dari folder yang di share tersebut adalah CENTIL.

 

Langkah 7 :

Masukkan password tersebut dalam dibawah ini :

 

clip_image012[1]

 

setelah password anda masukkan, maka akan anda lihat isi file folder d tersebut.

 

clip_image016

 

Nah, sekarang kendali ada ditangan anda. Silahkan anda bersukaria browsing di folder d

ini. (Mohammad Safii)

Posted on 06.09 by Gus Putra Ismaulana and filed under | 0 Comments »

10 Tips Wireless Security

Pendahuluan

 

Jaringan nirkabel atau yang sering disebut dengan wireless network cukup mudah untuk di set up, dan juga terasa sangat nyaman, terutama jika kita menginginkan agar bisa berjalan jalan keliling rumah atau kantor dengan komputer portable tetapi tetap bisa tetap mengakses jaringan internet. Namun, karena wireless menggunakan gelombang, maka akan lebih mudah untuk di-hack daripada koneksi yang menggunakan kabel. Ada beberapa tips disini untuk mengamankan wireless network.

 

Isi

 

Adapun langkah langkahnya sebagai berikut

 

1. Memakai enkripsi.
Enkripsi adalah ukuran security yang pertama, tetapi banyak wireless access points (WAPs) tidak menggunakan enkripsi sebagai defaultnya. Meskipun banyak WAP telah memiliki Wired Equivalent Privacy (WEP) protocol, tetapi secara default tidak diaktifkan. WEP memang mempunyai beberapa lubang di securitynya, dan seorang hacker yang berpengalaman pasti dapat membukanya, tetapi itu masih tetap lebih baik daripada tidak ada enkripsi sama sekali. Pastikan untuk men-set metode WEP authentication dengan “shared key” daripada “open system”. Untuk “open system”, dia tidak meng-encrypt data, tetapi hanya melakukan otentifikasi client. Ubah WEP key sesering mungkin, dan pakai 128-bit WEP dibandingkan dengan yang 40-bit.

 

2. Gunakan enkripsi yang kuat.
Karena kelemahan kelemahan yang ada di WEP, maka dianjurkan untuk menggunakan Wi-Fi Protected Access (WPA) juga. Untuk memakai WPA, WAP harus men-supportnya. Sisi client juga harus dapat men-support WPA tsb.

 

3. Ganti default password administrator.
Kebanyakan pabrik menggunakan password administrasi yang sama untuk semua WAP produk mereka. Default password tersebut umumnya sudah diketahui oleh para hacker, yang nantinya dapat menggunakannya untuk merubah setting di WAP anda. Hal pertama yang harus dilakukan dalam konfigurasi WAP adalah mengganti password default tsb. Gunakan paling tidak 8 karakter, kombinasi antara huruf dan angka, dan tidak menggunakan kata kata yang ada dalam kamus.

 

4. Matikan SSID Broadcasting.
Service Set Identifier (SSID) adalah nama dari wireless network kita. Secara default, SSID dari WAP akan di broadcast. Hal ini akan membuat user mudah untuk menemukan network tsb, karena SSID akan muncul dalam daftar available networks yang ada pada wireless client. Jika SSID dimatikan, user harus mengetahui lebih dahulu SSID-nya agak dapat terkoneksi dengan network tsb.

 

5. Matikan WAP saat tidak dipakai.
Cara yang satu ini kelihatannya sangat simpel, tetapi beberapa perusahaan atau individual melakukannya. Jika kita mempunyai user yang hanya terkoneksi pada saat saat tertentu saja, tidak ada alasan untuk menjalankan wireless network setiap saat dan menyediakan kesempatan bagi intruder untuk melaksanakan niat jahatnya. Kita dapat mematikan access point pada saat tidak dipakai.

 

6. Ubah default SSID.
Pabrik menyediakan default SSID. Kegunaan dari mematikan broadcast SSID adalah untuk mencegah orang lain tahu nama dari network kita, tetapi jika masih memakai default SSID, tidak akan sulit untuk menerka SSID dari network kita.

 

7. Memakai MAC filtering.
Kebanyakan WAP (bukan yang murah murah tentunya) akan memperbolehkan kita memakai filter media access control (MAC). Ini artinya kita dapat membuat “white list” dari computer computer yang boleh mengakses wireless network kita, berdasarkan dari MAC atau alamat fisik yang ada di network card masing masing pc. Koneksi dari MAC yang tidak ada dalam list akan ditolak.
Metode ini tidak selamanya aman, karena masih mungkin bagi seorang hacker melakukan sniffing paket yang kita transmit via wireless network dan mendapatkan MAC address yang valid dari salah satu user, dan kemudian menggunakannya untuk melakukan spoof. Tetapi MAC filtering akan membuat kesulitan seorang intruder yang masih belum jago jago banget.

 

8. Mengisolasi wireless network dari LAN.
Untuk memproteksi internal network kabel dari ancaman yang datang dari wireless network, perlu kiranya dibuat wireless DMZ atau perimeter network yang mengisolasi dari LAN. Artinya adalah memasang firewall antara wireless network dan LAN.
Dan untuk wireless client yang membutuhkan akses ke internal network, dia haruslah melakukan otentifikasi dahulu dengan RAS server atau menggunakan VPN. Hal ini menyediakan extra layer untuk proteksi.

 

9. Mengontrol signal wireless
802.11b WAP memancarkan gelombang sampai dengan kira kira 300 feet. Tetapi jarak ini dapat ditambahkan dengan cara mengganti antenna dengan yang lebih bagus. Dengan memakai high gain antena, kita bisa mendapatkan jarak yang lebih jauh. Directional antenna akan memancarkan sinyal ke arah tertentu, dan pancarannya tidak melingkar seperti yang terjadi di antenna omnidirectional yang biasanya terdapat pada paket WAP setandard. Selain itu, dengan memilih antena yang sesuai, kita dapat mengontrol jarak sinyal dan arahnya untuk melindungi diri dari intruder. Sebagai tambahan, ada beberapa WAP yang bisa di setting kekuatan sinyal dan arahnya melalui config WAP tsb.

 

10. Memancarkan gelombang pada frequensi yang berbeda.
Salah satu cara untuk bersembunyi dari hacker yang biasanya memakai teknologi 802.11b/g yang lebih populer adalah dengan memakai 802.11a. Karena 802.11a bekerja pada frekwensi yang berbeda (yaitu di frekwensi 5 GHz), NIC yang di desain untuk bekerja pada teknologi yang populer tidak akan dapat menangkap sinyal tsb. (Wewen)

Posted on 06.46 by Gus Putra Ismaulana and filed under | 0 Comments »

Pengantar DNS (Domain Name System)

1.1. Sejarah DNS


Sebelum dipergunakannya DNS, jaringan komputer menggunakan HOSTS files yang berisi informasi dari nama komputer dan IP address-nya. Di Internet, file ini dikelola secara terpusat dan di setiap loaksi harus di copy versi terbaru dari HOSTS files, dari sini bisa dibayangkan betapa repotnya jika ada penambahan 1 komputer di jaringan, maka kita harus copy versi terbaru file ini ke setiap lokasi. Dengan makin meluasnya jaringan internet, hal ini makin merepotkan, akhirnya dibuatkan sebuah solusi dimana DNS di desain menggantikan fungsi HOSTS files, dengan kelebihan unlimited database size, dan
performace yang baik. DNS adalah sebuah aplikasi services di Internet yang menerjemahkan sebuah domain name ke IP address. Sebagai contoh, www untuk penggunaan di Internet, lalu diketikan nama domain, misalnya: yahoo.com maka akan di petakan ke sebuah IP mis 202.68.0.134. Jadi DNS dapat di analogikan pada pemakaian buku telepon, dimana orang yang kita kenal berdasarkan nama untuk menghubunginya kita harus memutar nomor telepon di pesawat telepon. Sama persis, host komputer mengirimkan queries berupa nama komputer dan domain name server ke DNS, lalu oleh DNS dipetakan ke IP address.


1.2. Domain Name System (DNS)


Domain Name System (DNS) adalah distribute database system yang digunakan untuk pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). DNS biasa digunakan pada aplikasi yang terhubung ke Internet seperti web browser atau e-mail, dimana DNS membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address.


Selain digunakan di Internet, DNS juga dapat di implementasikan ke private network atau intranet dimana DNS memiliki keunggulan seperti:


1. Mudah, DNS sangat mudah karena user tidak lagi direpotkan untuk mengingat IP address
sebuah komputer cukup host name (nama Komputer).


2. Konsisten, IP address sebuah komputer bisa berubah tapi host name tidak berubah.


3. Simple, user hanya menggunakan satu nama domain untuk mencari baik di Internet maupun di Intranet.


1.3. Apa itu DNS?


DNS dapat disamakan fungsinya dengan buku telepon. Dimana setiap komputer di jaringan Internet memiliki host name (nama komputer) dan Internet Protocol (IP) address. Secara umum, setiap client yang akan mengkoneksikan komputer yang satu ke komputer yang lain, akan menggunakan host name. Lalu komputer anda akan menghubungi DNS server untuk mencek host name yang anda minta tersebut berapa IP address-nya. IP address ini yang digunakan untuk mengkoneksikan komputer anda dengan komputer lainnya.


1.4. Struktur DNS


Domain Name Space merupakan sebuah hirarki pengelompokan domain berdasarkan nama, yang terbagi menjadi beberapa bagian diantaranya:


Root-Level Domains
Domain ditentukan berdasarkan tingkatan kemampuan yang ada di struktur hirarki yang disebut dengan level. Level paling atas di hirarki disebut dengan root domain. Root domain di ekspresikan berdasarkan periode dimana lambang untuk root domain adalah (“.”).


Top-Level Domains
Pada bagian dibawah ini adalah contoh dari top-level domains:


com Organisasi Komersial
edu Institusi pendidikan atau universitas
org Organisasi non-profit
net Networks (backbone Internet)
gov Organisasi pemerintah non militer
mil Organisasi pemerintah militer
num No telpon
arpa Reverse DNS
xx dua-huruf untuk kode negara (id:Indonesia,sg:singapura,au:australia,dll)


Top-level domains dapat berisi second-level domains dan hosts.

 

image


Second-Level Domains
Second-level domains dapat berisi host dan domain lain, yang disebut dengan subdomain. Untuk contoh: Domain Bujangan, bujangan.com terdapat komputer (host) seperti server1.bujangan.com dan subdomain training.bujangan.com. Subdomain training.bujangan.com juga terdapat komputer (host) seperti client1.training.bujangan.com.


Host Names
Domain name yang digunakan dengan host name akan menciptakan fully qualified domain name (FQDN) untuk setiap komputer. Sebagai contoh, jika terdapat fileserver1.detik.com, dimana fileserver1 adalah host name dan detik.com adalah domain name.


1.5. Bagaimana DNS itu bekerja?


Fungsi dari DNS adalah menerjemahkan nama komputer ke IP address (memetakan). Client DNS disebut dengan resolvers dan DNS server disebut dengan name servers. Resolvers atau client mengirimkan permintaan ke name server berupa queries. Name server akan memproses dengan cara mencek ke local database DNS, menghubungi name server lainnya atau akan mengirimkan message failure jika ternyata permintaan dari client tidak ditemukan.


Proses tersebut disebut dengan Forward Lookup Query, yaitu permintaan dari client dengan cara memetakan nama komputer (host) ke IP address.

 

image


1. Resolvers mengirimkan queries ke name server

2. Name server mencek ke local database, atau menghubungi name server lainnya, jika ditemukan akan diberitahukan ke resolvers jika tidak akan mengirimkan failure message

3. Resolvers menghubungi host yang dituju dengan menggunakan IP address yang diberikan name server


Kesimpulan
DNS adalah hasil pengembangan dari metode pencarian host name terhadap IP address di Internet. Pada DNS client (resolver) mengirimkan queries ke Name Server (DNS). Name Server akan menerima permintaan dan memetakan nama komputer ke IP address Domain Name Space adalah pengelompokan secara hirarki yang terbagi atas root-level domains, top-level domains, second-level domains, dan host names. (Diding Ardiantoro)

Posted on 06.26 by Gus Putra Ismaulana and filed under | 0 Comments »

Menghubungkan Dua Buah Laptop

Pendahuluan Berbagi file antar computer dalam sebuah jaringan mungkin sudah sering dilakukan. Namun, bagaimana jika kita sedang bekerja/mengerjakan tugas bersama teman yang sama-sama membawa laptop? Tentu saja kedua laptop tersebut harus disambungkan supaya kita bisa berbagi file secara langsung tanpa perangkat lain. Lalu, bagaimana caranya? Kita bisa memanfaatkan fasilitas wireless yang dimiliki oleh laptop.

 

Isi Dalam pelajaran peer to peer, mungkin yang sering dipraktikan adalah menghubungkan dua buah computer menggunakan kabel. Lalu, bagaimana caranya menghubungkan dua buah laptop dengan memanfaatkan fasilitas wireless. Bagi yang belum pernah melakukannya, pada kesempatan kali ini, saya akan mencoba menjelaskan peer to peer pada laptop secara wireless. Cara menyambungkannya sebagai berikut.

 

☺ Klik dua kali icon Wireless Network Connection yang ada di notification bar.

 

clip_image002

 

☺ Klik Properties.

 

clip_image004

 

☺ Klik dua kali Internet Protocol (TCP/IP).

 

clip_image006

 

☺ Masukkan IP Addres 192.168.1.1, lalu klik tombol Tab. Dengan demikian, Subnet mask akan terisi secara otomatis. Lalu, masukkan Default gateway 192.168.1.1.

 

clip_image008

 

☺ Klik OK. Akan kembali ke jendela Wireless Network Connection Properties. Kemudian, klik tab Wireless Networks.

 

clip_image010

 

☺ Klik Advanced.

 

clip_image012

 

☺ Klik opsi Computer-to-computer (ad hoc) networks only, lalu klik Close.

 

clip_image014

 

☺ Klik OK.

 

Lakukan hal yang sama pada laptop teman kita. Jika berhasil, kita bisa langsung berinteraksi dengan teman kita, bahkan bisa melakukan remote desktop (mengakses laptop teman pada laptop kita).

 

clip_image016

 

Penutup Catatan: IP Addressnya dibedakan, kecuali subnet mask dan default gateway. Angka terakhir saja yang diubah, sedangkan tiga angka pertama tetap. Misalnya, 192.168.1.x. Huruf x diganti dengan angka 2 s.d 255. Mudah, bukan? (Sudarma Sopian)

Posted on 06.21 by Gus Putra Ismaulana and filed under | 0 Comments »