Tampilkan postingan dengan label Tips dan Trik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips dan Trik. Tampilkan semua postingan

Mengamankan RegEdit Dengan JavaScript

Seperti ada pepatah “Banyak Jalan Menuju Roma...” begitu pula banyak jalan dalam
mengamankan sistem operasi khususnya pengamanan aplikasi yang berhubungan langsung
dengan sistem. Salah satu contoh aplikasi yang berhubungan langsung dengan sistem dan sudah
termasuk ke dalam bagian sistem yaitu regedit. Melalui regedit seseorang dapat mengakses
keberadaan aplikasi lain yang berada dalam sistem, dan yang paling unik yaitu regedit dapat
memodifikasi dirinya sendiri maupun mengunci dirinya sendiri agar tidak dapat diakses oleh
orang yang tidak diperkenankan untuk mengakses (tentunya butuh bantuan brainware untuk
melakukannya). Biasanya regedit dinonaktifkan di WARNET (WARung interNET) ataupun
rental komputer yang menyediakan jasa penggunaan komputer agar sistem operasi mereka aman
dan jauh dari kalimat “install ulang”. Memang saat ini sudah banyak aplikasi yang menyediakan
fasilitas dalam menonaktifkan regedit, tetapi kalau di teliti lebih lanjut aplikasi-aplikasi tersebut
terlalu banyak memakan memori (boros memori) dan terkadang mengganggu jalannya aplikasi
yang lainnya. Pada dasarnya windows telah menyediakan berbagai macam aplikasi maupun
bahasa pemrograman yang dapat diakses sewaktu-waktu jika dibutuhkan untuk memodifikasi
sistem. Program-program yang dibuat dari bahasa pemrograman di windows lebih mudah
dipahami dan pastinya lebih hemat memori, aman serta efisien. Program berikut ini merupakan
program sederhana yang dibuat dengan menggunakan salah satu bahasa pemrograman “hemat
memori” yang ada di windows yaitu JavaScript. Program berikut ini digunakan untuk
menonaktifkan atau mengaktifkan regedit agar lebih aman.
Trik yang satu ini pernah dimuat di Tabloid PCplus pada edisi 262 (11-24 Juli 2006) melalui
rubrik trik.


Trik Mengamankan RegEdit Dengan JavaScript

image

 image
Ketikkan script program dibawah ini dengan menggunakan Notepad lalu simpan dengan nama
regedit_java.js dan jangan lupa ubah Save as type yang tadinya dari Text Documents (*.txt)
menjadi All Files. Jangan lupa juga untuk menonaktifkan Word Wrap yang ada di Notepad
pada saat pengetikan script program.


// Program Sederhana Mengamankan Regedit
// Nama Program: regedit_java.js


var vbCancel = 2;
var vbYesNoCancel = 3;
var vbYes = 6;
var vbNo = 7;
var vbQuestion = 32;
var vbInformation = 64;


var natan = WScript.CreateObject("WScript.Shell");


var pesan1 = "Pilihan Pengaman Regedit:\n\n"+
"[Yes] untuk Nonaktifkan Regedit.\n"+
"[No] untuk Aktifkan Regedit.\n"+
"[Cancel] untuk Keluar.\n\n"+
"[Bangkitlah TI Indonesia!]\n\n"+
"-> Nonaktifkan Regedit sekarang?"


var tanya = natan.popup(pesan1,0,"Pengaman Regedit",vbYesNoCancel+
vbQuestion);


if (tanya == vbYes)
{
natan.RegWrite("HKCU\\Software\\Microsoft\\Windows\\CurrentVersion"+
"\\Policies\\System\\DisableRegistryTools",1,"REG_DWORD");
pesan2 = "Regedit Dinonaktifkan!"
natan.popup(pesan2,0,"Pengaman Regedit",vbInformation);
}
else if (tanya == vbNo)
{
natan.RegWrite("HKCU\\Software\\Microsoft\\Windows\\CurrentVersion"+
"\\Policies\\System\\DisableRegistryTools",0,"REG_DWORD");
pesan3 = "Regedit Diaktifkan!"
natan.popup(pesan3,0,"Pengaman Regedit",vbInformation);
}
else
{
natan.popup("Matur Nuwun.",0,"Pengaman Regedit",vbInformation);
}


Setelah mengetikan script program diatas bukalah Windows Explorer, lalu cari file yang
bernama regedit_java.js. Klik dua kali pada ikon file tersebut untuk menjalankannya. Maka
akan terbuka suatu jendela dimana Anda dapat memberi nilai 0 untuk mengaktifkan regedit atau
1 untuk menonaktifkan regedit. Kini Anda dapat menonaktifkan maupun mengaktifkan regedit
kapanpun sesuka hati Anda tanpa perlu merasa cemas ataupun takut. Program diatas telah diuji
coba di beberapa platform sistem operasi keluaran Microsoft diantaranya yaitu Windows 98,
Windows 2000 Professional dan Windows XP Professional Service Pack 2. Cukup mudah
bukan untuk pemula. (Yonatan Prasdikatama)

Posted on 07.29 by Gus Putra Ismaulana and filed under | 0 Comments »

Layar LogOn Berbahasa Indonesia

Ketika anda masuk ke windows XP pertama kali pasti anda akan menjumpai bootscreen lalu
LogOn screen. Dengan tampilan yang diberikan oleh windows mungkin anda akan merasa
bosan dan sesekali anda memiliki keinginan untuk mengganti tampilannya bukan? Maka dari itu
ikutilah langkah-langkah berikut ini.
Trik yang satu ini pernah dimuat di Tabloid PCplus pada edisi 249 (10-23 Januari 2006) melalui
rubrik trik.


Trik Layar LogOn Berbahasa Indonesia

image

 image
Beriku ini akan diberikan cara memodifikasi layer LogOn Anda agar tampak sesuai dengan
keinginan Anda.


1. Install LogOn studio. Dapatkan aplikasinya di www.wincustomize.com.
2. Setelah LogOn studio terinstall, bukalah windows explorer dan cari file theme.ini di folder
logon. Misal LogOn studio diinstall di drive D maka path-nya yaitu:
D:\Program Files\WinCustomize\LogonStudio\welcome1
Artinya aplikasi LogonStudio di install di folder program files. Kalau welcome1
menandakan logon themes yang akan ditampilkan di logon studio.
3. Buka file theme.ini dan cari line [Strings]. Kemudian pada tiap baris anda dapat mengubah
sesuai dengan keinginan. Misal:
Pada baris 7 terdapat kata-kata Welcome, maka dapat diganti dengan selamat datang.


Setelah anda merubahnya bukalah aplikasi LogOn Studio kemudian pilih jenis logon (sesuai
dengan nama folder) yang telah anda modifikasi tadi pada frame Available Logons lalu klik
tombol apply. Maka secara otomatis aplikasi LogOn studio akan membuka layar logon dan
anda dapat melihat hasilnya. (Yonatan Prasdikatama)

Posted on 07.20 by Gus Putra Ismaulana and filed under | 0 Comments »

Lupa Password Admin Joomla!

Pendahuluan Ga sengaja mengganti atau lupa password Joomla? Tenang saja. Jika masih bisa membuka phpmyadmin, gampang sekali mengatasinya.

 

clip_image002

 

Isi Kalau baru pertama kali mencoba Joomla, pasti pusing. Lebih parah lagi, bisa jadi males karena ga bisa berbuat apa-apa.

Caranya:

 

1. Ketik http://localhost/phpmyadmin. Masukkan username dan password lalu klik OK. Bila tidak menggunakan password, langsung ke langkah berikutnya.

 

clip_image004

 

2. Pilih database yang digunakan.

 

clip_image006

 

3. Klik tab SQL.

 

clip_image008

 

4. Ketik perintah UPDATE `NAMA_DATABASE`.`jos_users` SET `password` = md5('PASSWORD HERE') WHERE `jos_users`.`id` =62 LIMIT 1 ;. Ganti NAMA_DATABASE dengan database joomla Anda dan PASSWORD HERE dengan password baru. Klik Go.

 

clip_image010

 

5. Login dengan password yang baru.

 

clip_image012

 

Penutup Kalau sukses, halaman administrator bisa diakses kembali. Cara ini juga bisa dilakukan untuk keperluan lain, bukan hanya untuk Joomla. (Sudarma Sopian)

Posted on 06.20 by Gus Putra Ismaulana and filed under | 0 Comments »

23 Cara Mempercepat Running Windows XP

Berikut ini terdapat tips-tips yang diambil dari artikel pakar luar negeri:

 

1. Untuk menurunkan waktu booting dan meningkatkan performa, tidak usah

menggunakan software defrag pihak ketiga, gunakan saja perangkat Defragmenter yang

buatan (built-in) Windows, tidak akan jauh beda. Dan juga, sebaiknya menggunakan

Harddisk dengan tipe Ultra-133 atau Serial ATA (SATA) dengan buffer 8-MB.

 

2. Jika RAM PC kurang dari 512 MB, maka sebaiknya ditambah kapasitas memorinya.

Hal ini relatif tidak mahal dan akan membantu meningkatkan performa sistem Anda

secara dramatis.

 

3. Pastikan file system yang digunakan Windows XP adalah NTFS. Cara memeriksanya:

 

a. Buka Windows Explorer (My Computer)

b. Klik kanan pada drive C:

c. Klik Properties.

 

Kalau ternyata file system Anda menggunakan FAT32, maka untuk mengubahnya

adalah dengan cara sebagai berikut:

- Backup data-data penting dulu ya.

- Klik Start > Run > ketik CMD

- Setelah muncul jendela Command Prompt, ketik:

 

Code:

CONVERT C: /FS:NTFS

 

Catatan: Komputer jangan disela ketika melakukan konversi ini, dan juga dalam

keadaan bebas dari virus. File system yang digunakan oleh drive bootable (biasanya C:)

bisa FAT32 atau NTFS. Saya sangat merekomendasikan untuk menggunakan NTFS

demi keamanan superior, ketahanan dan efisiensi ruang yang lebih besar.

 

4. Non aktifkan File Indexing. Layanan File Indexing mengekstraksi informasi dari

dokumen-dokumen dan file-file lainnya yang ada pada harddisk dan membuat sebuah

"searchable keyword index" (index keyword pencarian). Bisa dibayangkan proses ini

sangat memberatkan sistem.

 

Cara kerjanya sbb:

 

Seorang user mencari kata, frase, atau properti sebuah dokumen, dari

dokumen-dokumen yang jumlahnya ratusan atau ribuan dan ia tidak tahu nama dari

dokumen yang dicari. Windows XP dengan fungsi built-in search masih bisa melakukan

berbagai macam jenis pencarian tanpa melibatkan Indexing Service. Tapi agak lebih

lama. Sistem Operasi harus membuka tiap file ketika diminta tolong mencari apa yang

user inginkan.

 

Kebanyakan orang tidak membutuhkan fitur pencarian ini. Yang biasanya membutuhkan

adalah lingkungan perusahaan yang besar dimana ribuan dokumen diletakkan pada

paling tidak satu server. Akan tetapi jika hanya semacam system builder, yang

kebanyakan kliennya adalah bisnis kecil dan menengah, dan jika para klien tidak

membutuhkan fitur tersebut, saya rekomendasikan supaya mendisfungsikannnya

(disable) layanan tersebut.

 

Caranya Mendisfungsikannya:

 

a. Buka Windows Explorer (My Computer)

b. Klik kanan pada drive C:

c. Pilih Properties

d. Hilangkan tanda centang (checklist) "Allow Indexing Service to index this disk for

fast file searching."

e. Klik tombol Apply, muncul: apply changes to "C: subfolders and files"

f. Klik tombol OK.

 

Jika ada pesan peringatan atau error muncul (seperti "Access is denied"), klik tombol

Ignore All.

 

5. Update driver VGA dan chipset motherboard, termasuk update BIOS dan

konfigurasinya. Carilah info-info tentang konfigurasi BIOS secara tepat di internet.

 

6. Kosongkan folder Prefetch windows setiap 3 bulan atau lebih.

 

Windows XP merekam sebagian dari data atau aplikasi yang sering digunakan agar

membuat proses load kelihatan lebih cepat ketika dipanggil oleh user. Hal ini bagus,

tetapi untuk waktu yang lama, folder prefetch bisa jadi kelebihan muatan referensi file

dan aplikasi yang tidak lagi digunakan. Jika hal itu terjadi, Windows XP akan

membuang-buang waktu dan memperlambat performa sistem, ketika melakukan load

aplikasi atau file. Tidak ada yang penting dalam folder tersebut, dan seluruh isinya aman

untuk dihapus.

Folder tersebut terletak di: C:¥WINDOWS¥Prefetch¥

 

7. Sekali sebulan jalankan disk cleanup.

 

Caranya:

 

a. Buka Windows Explorer (My Computer)

b. Klik kanan pada drive C:

c. Pilih Properties

d. Klik tombol Disk Cleanup dan delete semua file temporer.

 

8. Pada Device Manager, klik ganda pada IDE ATA/ATAPI Controllers device, dan

pastikan DMA di-enable (diaktifkan) untuk tiap drive yang terhubung ke Primary

Controller dan atau Secondary controller.

 

Lakukan hal ini dengan cara:

 

a. Klik ganda pada Primary IDE Channel. kemudian klik tab Advance Settings.

b. Pastikan Transfer Mode -nya diset pada "DMA if Available" untuk kedua Device 0

dan Device 1.

c. Lakukan hal serupa pada Secondary IDE Channel.

 

9. Upgrade Pengkabelan.

 

Untuk peningkatan teknologi harddisk, dibutuhkan pengakabelan yang akan mendorong

performa lebih baik.

Pastikan untuk menggunakan kabel 80-wire Ultra-133 untuk semua device IDE dan

gunakan konektor yang cocok dengan socket Master/Slave/Motherboard.

Kalo Device-nya cuma satu, harus dihubungkan pada konektor yang paling ujung dari

kabel pita (kabel data), jangan pada konektor yang di tengah kabel pita, jika tidak, maka

akan terjadi masalah sinyal. Pada harddisk ultra DMA, masalah sinyal ini bisa

mencegah harddisk memaksimalkan potensinya.

 

10. Buang semua spyware dari komputer.

 

Gunakan program gratisan seperti AdAware buatan Lavasoft atau SpyBot Search &

Destroy. Setelah program ini terinstal, pastikan untuk melakukan cek update dan

mendownloadnya jika ada, sebelum melakukan pencarian spyware di komputer.

Apapun program yang ditemukan bisa dihapus secara aman. Semua program gratisan

yang meminta spyware untuk dijalankan tidak akan berfungsi lagi. Jika

program-program gratisan itu masih dibutuhkan tinggal instal lagi saja.

 

11. Buang semua program atau item yang tidak perlu dari rutin (routin) Windows

Startup dengan menggunakan utilitas MSCONFIG.

 

Caranya:

 

a. Klik Start > Run > ketik MSCONFIG > klik OK

b. Klik tab StartUp ?> kemudian hilangkan checklist (tanda centang) dari program yang

tidak diinginkan.

 

Tidak paham dengan item-item tersebut? Kunjungi WinTasks Process Library. Situs itu

memuat proses sistem, aplikasi yang diketahui dan juga tentang referensi spyware dan

penjelsannya. Atau bisa diidentifikasi nama item-item tersebut secara langsung dengan

menggunakan google.

 

12. Buang semua program yang tidak digunakan dari Add/Remove Programs di Control

Panel.

 

13. Matikan beberapa atau semua animasi yang tidak dibutuhkan dan nonaktifkan

(disable) active desktop.

 

Pada kenyataannya, untuk optimasi performa, matikan semua animasi. Windows Xp

menawarkan banyak setting-setting yang berbeda pada bagian ini.

 

Caranya:

 

a. Klik System Icon di Control Panel

b. Klik tab Advance

c. Klik tombol Settings pada kotak Performance.

d. Hilangkan checklist (tanda centang) opsi apa saja yang tidak ingin dijalankan.

Atau bisa langsung klik pada Radio Button: Adjust for best performance.

 

14. Kalo bisa mengedit Registry Windows XP, lakukan untuk meningkatkan performa

XP.

 

Bisa menggunakan software tweak atau manual mengedit registry. Di internet sudah

banyak tersebar.

 

15. Kunjungi situs update Microsoft Windows secara rutin dan download semua update

yang berlabel Critical.

 

Download juga Optional update yang dibutuhkan. (ingat, kalau software OS windows

XP -nya bajakan, jangan coba-coba untuk mengupdate, bisa dikasih "stempel" tanda

bajakan sama Microsoft yang justru akan memperlambat sistem ketika booting dan

running).

 

16. Update anti virus dalam sepekan sekali atau bahkan harian. Pastikan hanya satu

software yang terinstal. Menggabungkan lebih dari satu antivirus hanya akan

mengundang penyakit bagi performa dan kahandalan komputer.

 

17. Pastikan font yang terinstal kurang dari 500 jenis saja pada komputer. Makin banyak

font, makin lambatlah sistem. Walaupun windows XP lebih efisien dalam menangani

font dari pada versi sebelumnya, tapi kelebihan font akan berdampak pada melemahnya

sistem.

 

18. Jangan partisi harddisk. (Opsional saja)

 

NTFS File System Windows XP berjalan lebih efisien pada satu partisi yang besar. Data

tidak lebih aman pada partisi terpisah, dan format ulang tidak dibutuhkan untuk instal

ulang Sistem Operasi (OS). Satu partisi ini berfungsi agar tidak ada pembatasan oleh

partisi akan tetapi akan dibatasi oleh ukuran kapasitas harddisk itu sendiri. Sehingga

tidak perlu melakukan resize partisi yang meghabiskan waktu dan resiko kehilangan

data.

 

19. Lakukan pengecekan terhadap sistem RAM untuk memastikan beroperasi dengan

baik.

 

Saya merekomendasikan untuk menggunakan program gratisan MemTest86.

Setelah didownload, bisa membuat bootable CD atau disket (sesuai pilihan) yang akan

melakukan 10 macam tes pada memory PC secara otomatis setelah malakukan boot

dengan CD atau disket yang dibuat. Biarkan semua tes berjalan sampai paling tidak

melewati 3 tes selesai dari 10 tes. Jika program mendapati error, matikan dan cabut

listrik komputer, cabut RAM memory, ganti dengan yang lain dan lakukan tes lagi.

Ingat, memory yang rusak tidak bisa diperbaiki, dan hanya bisa diganti.

 

20. Jika terdapat CD atau DVD recorder / writer, carilah update firmware dari pabriknya.

Pada beberapa kasus, upgrade terbukti bisa mempercepat recorder tersebut dan biasanya

gratis.

 

21. Non aktifkan (disable) service (layanan) yang tidak penting.

Windows XP memasang banyak service yang tidak dibutuhkan. Untuk menentukan

service apa saja yang tidak dibutuhkan, buka situs Black Viper untuk konfigurasi

Windows XP.

 

22. Jika tampilan tunggal Windows Explorer mengalami masalah ketika menampilkan

file dan menghambat sistem operasi, lakukan langkah berikut:

 

a. Buka My Computer

b. Klik Tools

c. Klik Folder Options?

d. Klik tab View

e. Geser / gulung ke bawah menuju "Launch folder windows in a separate process",

aktifkan opsi ini. Setelah komputer di-restart, opsi ini akan berjalan.

 

23. Setidaknya sekali setahun, buka casing komputer dan bersihkan semua debu dan

"puing-puingnya". Sementara itu cek juga kipasnya, apakah putarannya masih

proporsional. (Wisful Alfaris Hariyanto)

Posted on 06.17 by Gus Putra Ismaulana and filed under | 0 Comments »

Matikan Komputer Dengan Klik Kanan

Selalu banyak cara dalam memodifikasi komputer. Mulai dari modifikasi perangkat
keras(hardware) dengan cara membeli perangkat keras baru hingga modifikasi perangkat
lunak(software) dengan menggunakan perangkat lunak tambahan.
Namun modifikasi yang sering terjadi dan dilakukan terhadap komputer sering terlihat di sisi
perangkat lunak itu sendiri. Hal tersebut dapat dilihat dari penambahan perangkat lunak
tambahan seperti aplikasi pengolah kata, aplikasi pengolah database dan aplikasi pemrograman.
Terkadang seorang pengguna komputer merasa tidak puas dengan tampilan standar yang
diberikan oleh sistem operasi itu sendiri. Maka mereka sering melakukan modifikasi sistem
operasi dengan menggunakan aplikasi tambahan atau melalui fasilitas yang ada di sistem
operasi itu sendiri, seperti: regedit, mmc dan lain-lain.
Salahsatu contoh modifikasi sistem operasi dengan menggunakan fasilitas lainnya yaitu dengan
memanfaatkan bahasa pemrograman yang sudah ada pada sistem operasi itu sendiri. Windows
merupakan salahsatu sistem operasi yang memiliki bahasa pemrograman built-in. Beberapa
bahasa perograman yang berada di Windows dan bersifat Client-Side diantaranya yaitu
JavaScript dan VBScript.
Trik yang satu ini pernah dimuat di Tabloid PCplus pada edisi 287 (10 - 23 Juli 2007) di rubrik
trik.


Trik Matikan Komputer Dengan Klik Kanan


Salahsatu bentuk implementasi dari modifikasi sistem operasi dengan menggunakan fasilitas
yang ada pada sistem operasi itu sendiri, maka pada trik kali ini akan dipraktekkan secara
langsung tentang bagaimana cara membuat sebuah program dengan menggunakan JavaScript
yang mampu menciptakan sebuah shortcut dan berguna dalam menonaktifkan komputer. Ingin
mengerti cara membuat serta menggunakannya? Silahkan cermati petunjuk ringkas yang
menarik ini dan praktekkanlah dengan cara mengetikkannya pada editor kesayangan anda.
Cobalah salin script program berikut ini dengan menggunakan Notepad lalu simpan dengan
nama KomputerTidur.js, kemudian ubah Save as type yang tadinya Text Documents (*.txt)
menjadi All Files.
Agar tidak terjadi kesalahan pada saat pengetikkan program alangkah baiknya jika fasilitas
Word Wrap yang ada di Notepad di nonaktifkan terlebih dahulu sebelum pengetikan script
program.


// Program Sederhana Matiin Komputer Via Klik Kanan
// Programmer : Yonatan Prasdikatama


var vbCancel = 2;
var vbYesNoCancel = 3;
var vbYes = 6;
var vbNo = 7;
var vbQuestion = 32;
var vbInformation = 64;
var natan = WScript.CreateObject('WScript.Shell');
var kata = '.:: http://ikatama.wordpress.com ::.';
var pesan1 = 'Pilihlah opsi berikut ini:\n'+
'--------------------------\n\n'+
'1. Klik ["Yes"] -> untuk Pasang.\n'+
'2. Klik ["No"] -> untuk Copot.\n'+
'3. Klik ["Cancel"] -> untuk Berhenti.\n\n'+
'>> Pilihan Anda? <<'
var tanya = natan.popup(pesan1,0,kata,vbYesNoCancel+vbQuestion);
if (tanya == vbYes)
{
natan.RegWrite('HKCR\\Directory\\shell\\mati\\',
'> Matikan Windows!','REG_SZ');
natan.RegWrite('HKCR\\Directory\\shell\\mati\\command\\',
'shutdown.exe -s -t 0','REG_SZ');
natan.RegWrite('HKCR\\Drive\\shell\\mati\\',
'> Matikan Windows!','REG_SZ');
natan.RegWrite('HKCR\\Drive\\shell\\mati\\command\\',
'shutdown.exe -s -t 0','REG_SZ');
pesan2 = 'Selesai di pasang!';
natan.popup(pesan2,0,kata,vbInformation);
}
else if (tanya == vbNo)
{
natan.RegDelete('HKCR\\Directory\\shell\\mati\\command\\');
natan.RegDelete('HKCR\\Directory\\shell\\mati\\');
natan.RegDelete('HKCR\\Drive\\shell\\mati\\command\\');
natan.RegDelete('HKCR\\Drive\\shell\\mati\\');
pesan3 = 'Selesai di copot!';
natan.popup(pesan3,0,kata,vbInformation);
}
else
{
pesan4 = 'Berhenti!';
natan.popup(pesan4,0,kata,vbInformation);
}


Carilah file yang bernama KomputerTidur.js. Kemudian Klik dua kali pada ikon file tersebut
untuk menjalankannya. Program diatas juga dapat dijalankan melalui Command Prompt
dengan mengetikkan perintah: cscript KomputerTidur.js.
Cara melihat perubahannya yaitu cobalah klik kanan di Start Menu, atau di salah satu drive
maupun folder yang terdapat di Windows Explorer. Disana anda akan melihat sebuah shortcut
yang dapat anda klik untuk menonaktifkan komputer.
Jika tidak menginginkan shorcut tersebut tampil di Start Menu atau Windows Explorer,
silahkan klik tombol No untuk menghapusnya.
Tetapi jika tidak ada keinginan untuk mengeksekusi program tersebut, silahkan klik tombol
Cancel untuk keluar.
Program diatas sangat aman dan telah diujicoba di sistem operasi Windows XP Professional
Service Pack 2. Sangat mudah dan cepat bukan?

image

image 

(Yonatan Prasdikatama)

Posted on 05.55 by Gus Putra Ismaulana and filed under | 0 Comments »

Account Berbahasa Indonesia

Memang menyenangkan jika kita memiliki sistem operasi yang memiliki tampilan yang kita
inginkan dan dambakan. Lebih menyenangkan lagi jika sistem operasi tersebut memiliki jenis
bahasa yang sama dengan kita. Berikut ini merupakan beberapa tips yang dapat Anda
praktekkan. Tips berikut ini merupakan cara mengubah nama account guest dan administrator
pada Windows XP. Kegunaannya yaitu memberitahu kepada pengguna awam agar tidak salah
pilih account ketika masuk login Windows XP.
Apalagi jika pengguna awam tersebut kurang mengerti bahasa Inggris, tentu tips berikut ini
akan sangat mempermudah mereka dalam memilih account yang benar. Penasaran? Silahkan
mencoba tips berikut ini.
Trik yang satu ini pernah dimuat di Tabloid PCplus pada edisi 281 (17-30 April 2007) melalui
rubrik trik.


Trik Account Berbahasa Indonesia

image
Langkah-langkah yang perlu dilakukan supaya nama account(akun) berubah menjadi berbahasa
Indonesia yaitu seperti tahap-tahap yang akan dijelaskan berikut ini.


1. Buka MMC (Microsoft Management Console) melalui Run yang terdapat di Start Menu.
Caranya yaitu klik sekali pada Start, kemudian pilih Run… Setelah itu ketikkan MMC lalu
klik OK (atau tekan tombol Enter yang terletak pada keyboard).
2. Jendela MMC akan muncul. Pada jendela MMC pilih File pada menu bar lalu pilih
Add/Remove Snap-in… (Ctrl+M). Kemudian pilih tab Standalone. Lalu klik Add… .
3. Maka jendela Add Standalone Snap-in akan segera muncul. Pada bagian Available
Standalone Snap-ins pilih Group Policy Object Editor, kemudian klik Add. Sebuah
jendela baru bernama Select Group Policy Object akan muncul, kemudian klik Finish.
4. Klik Close pada jendela Add Standalone Snap-in. Setelah itu klik OK pada jendela
Add/Remove Snap-in…
5. Pada jendela Console1 pilih Local Computer Policy, lalu pilih Computer Configuration,
lalu pilih Windows Settings, lalu pilih Security Settings, lalu pilih Local Policies, lalu
pilih Security Options, kemudian cari dan klik dua kali di pilihan Accounts: Rename
administrator account.
6. Jendela Accounts: Rename administrator account akan terbuka. Langkah selanjutnya
yaitu ubah nama Administrator menjadi nama yang Anda paling sukai, misal: Pengelola.
Setelah itu klik OK.
7. Cara diatas merupakan cara untuk mengubah nama account Administrator, sedangkan untuk
mengubah nama account Guest yaitu dengan memilih Accounts: Rename guest account.
Kemudian ubah namanya seperti langkah-langkah yang telah dijelaskan seperti diatas.


Maka account Administrator dan Guest akan berubah. Untuk melihat perubahan yang terjadi
Anda dapat melihatnya di User Accounts yang terdapat di Control Panel. Tetapi sayang sekali
untuk account Administrator perubahannya tidak dapat dilihat melalui Control Panel.
Untuk melihat perubahan dari account Administrator yaitu dengan cara masuk ke Safe Mode
Windows XP. Cara masuk ke Safe Mode yaitu dengan menekan tombol F8 pada keyboard
ketika Windows XP Booting pertama kali.


Cukup mudah bukan untuk mengoperasikan dan menggunakan MMC? Di MMC (Microsoft
Management Console) masih banyak pilihan lainnya yang dapat digunakan untuk memodifikasi
atau memanipulasi tampilan Windows XP. Jika Anda tertarik dan penasaran silahkan
mencobanya, tetapi Anda harus mengerti juga cara mengembalikan settingnya ke keadaan
semula (keadaan dimana tampilan Windows XP belum dimodifikasi). (Yonatan Prasdikatama)

Posted on 05.43 by Gus Putra Ismaulana and filed under | 0 Comments »

Mencari Pengguna Tersembunyi

Ketika anda pertama kali masuk ke sistem operasi misalnya windows xp, pasti menjumpai dengan yang namanya LogOn screen. Di layar tersebut ditampilkan siapa saja user yang menggunakan komputer.
Jika anda melihat jumlah user yang ada di LogOn screen tersebut mungkin akan merasa tertipu, karena selain dari user-user yang ditampilkan di LogOn screen tersebut masih ada lagi user lainnya (hidden user).
Memang user tersebut tidak ditampilkan untuk menjaga keamanan dari sistem operasi tersebut. Nah bagaimana cara mengetahui apakah ada user lain yang bersifat hidden (tersembunyi)? Ikutilah trik berikut ini.
Trik yang satu ini pernah dimuat di Tabloid PCplus pada edisi 245 (15-28 November 2005) melalui rubrik trik.

Trik Mencari Pengguna Tersembunyi


Guna lebih memperdalam lebih lagi bagaimana pencarian pengguna tersembunyi, alangkah baiknya bila Anda mencoba program berikut ini. Silahkan simak dan ikuti tiap langkah-langkah yang ada.


Langkah 1:
Ketikkan kode-kode dibawah ini di Notepad lalu simpan dengan nama user.vbs di directory C. Jangan lupa untuk mengubah Save as type dari Text Document(*.txt) menjadi All Files. Ingat pada waktu pengetikan, Word Wrap harus dinonaktifkan.


komputer = createobject("wscript.network").computername
set group = getobject("WinNT://" & komputer & "/administrators,group")
data = ""
for each account in group.members
data = data & account.name & vbcrlf
next
msgbox "Pengguna Komputer Ini yaitu: " & _
vbcrlf & vbcrlf & data,,"XX Daftar Pengguna Komputer " & _
komputer & " XX"


Langkah 2:
Jalankan pada Command Prompt. Misal: ketik user lalu tekan Enter, atau dengan cara lain yaitu buka Windows Explorer lalu cari file user.vbs kemudian klik dua kali pada icon file tersebut untuk membukanya.

image
Maka hasil yang akan ditampilkan berupa messagebox yang menampilkan daftar para pengguna komputer anda. Jika pada messagebox tersebut tampil user yang belum pernah anda kenali atau buat berarti user tersebut bersifat hidden (tersembunyi). (Yonatan Prasdikatama)

Posted on 05.36 by Gus Putra Ismaulana and filed under | 0 Comments »